PETUALANGAN
DI PURI RAJAWALI
Data
Buku
Judul
: Petualangan di Puri Rajawali
Penulis
: Enid Blyton
Penerjemah
: Agus Setiadi
Penerbit
: PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Terbit
: Cetakan II, Juni 1983; Cetakan III, November 2011
Tebal
buku : 304 halaman
ISBN
: 978-979-22-7678-7
Liburan
kali ini, Philip, Jack, Dinah, dan Lucy-Ann tidak bisa pulang ke rumah mereka,
sebab rumah mereka harus dicat serta dibersihkan. Oleh karena itu Bu Mannering
menyewa sebuah rumah tetirah yang bernama Pondok Musim Bunga. Pondok Musim
Bunga terletak di daerah perbukitan terpencil.
Anak-anak
tak pernah memikirkan kemungkinan untuk mengalami petualangan seperti di Pulau
Suram dulu. Mereka berpikir pengalaman seperti itu hanya bisa terjadi sekali
seumur hidup. Tapi siapa sangka, sebuah petualangan menegangkan menanti mereka.
Bermula
dari rasa penasaran Jack terhadap puri tua misterius –yang terkenal berbahaya-
yang ada di salah satu bukit di sekitar Pondok Musim Bunga. Jack sangat yakin,
ia bisa mengamati kehidupan burung rajawali di sana. Jack pun meminta izin
kepada Bu Mannering agar diizinkan berjalan-jalan serta menginap di sana selama
beberapa hari. Bu Mannering pun mengizinkan, dengan syarat, Jack harus sangat
berhati-hati selama berada di puri.
Dalam
petualangan mereka menuju puri, mereka ditemani oleh Tassie, seorang anak kaum
pengembara, dan Button, anak rubah peliharaan Tassie. Tassie sangat banyak
membantu dalam perjalanan, karena anak perempuan itu sudah sangat hafal dan
paham daerah perbukitan. Tanpa bantuan Tassie, mereka tidak mungkin berhasil
masuk ke dalam puri angker itu.
Awalnya
semua berjalan baik-baik saja. Anak-anak mengira semua ruangan di puri kosong.
Namun mereka mulai berubah pikiran saat melihat isyarat lampu senter dari
menara puri, atau pompa air yang bersih tanpa debu. Bahkan mereka menemukan
sebuah ruangan tersembunyi di bagian bawah puri!
Petualangan
semakin menegangkan saat Dinah dan Lucy-Ann tertangkap oleh penjahat di puri.
Ada juga pengalaman Philip yang bersembunyi di dalam baju zirah seharian, serta
ulah kocak Kiki yang kembali mengoceh di malam hari, untuk menakut-nakuti para
penjahat, membuat kisah yang dikarang oleh Enid Blyton ini semakin menarik
untuk dibaca.
Kelemahan
serta kelebihan buku ini, tidak jauh berbeda dengan buku pertama dari serial
petualangan, yang berjudul Petualangan di Pulau Suram. Overall, this is a very good book!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar